Minggu, 05 Januari 2014

HMPI PONOROGO





PONOROGO–Puncak Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) 2013 di Kabupaten Ponorogo berlangsung semarak, kali ini dipusatkan di lapangan Desa Munggung Kecamatan Pulung, Rabu tanggal 11 Desember 2013. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Bidang Kehutanan Dinas Pertanian Kabupaten Ponorogo ini diikuti oleh semua elemen pemerintah dan masyarakat, TNI-Polri, Perum Perhutani, Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita Persatuan, Bhayangkari, Persit Chandra Kirana, Pramuka, pelajar, perbankan dan para kelompok tani hutan.
Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) sendiri diperingati setiap tanggal 28 November dan Bulan Menanam Nasional (BMN) pada Desember ditetapkan dengan Keputusan Presiden RI No. 24 tahun 2008.
Kegiatan ini bertujuan untuk lebih membangkitkan semangat, motivasi dan membudayakan seluruh masyarakat untuk menanam dan memelihara pohon, serta dalam rangka membangun ekosistem hutan untuk memperbaiki, merehabilitasi dan merestorasi hutan. Tema Hari Menanam Pohon Indonesia tahun ini adalah “Wariskan Hutan Yang Lebih Baik Untuk Generasi Penerus Bangsa”
Sejak beberapa tahun yang lalu, Kabupaten Ponorogo sangat konsen dan peduli terhadap gerakan menanam pohon. Ini dibuktikan pada tahun 2013 ini Kabupaten Ponorogo melalui Kelompok Tani Hutan (KTH) Hargo Seto Desa Sampung Kecamatan Sampung binaan Bidang Kehutanan Dinas Pertanian berhasil memperoleh Terbaik III se-Indonesia pada Lomba Wana Lestari Tahun 2013 kategori Kelompok Tani Hutan Nasional; Juara II lomba wana lestari tingkat Provinsi Jawa Timur 2013 jenis lomba penghijauan kategori Kecil Menanam Dewasa Memanen (KMDM) atas nama SDN Menggare 1 desa Menggare Kecamatan Slahung; Memenuhi sertifikasi Verifikasi Legalitas Kayu (VLK) atas nama Forest management Unit (FMU) Enggal Mulyo desa Mrayan Kecamatan Ngrayun dan sertifikasi Pengelolaan Hutan berbasis masyarakat lestari (PHBML) skema Lembaga Ekolabel Indonesia (LEI) atas nama FMU Giri Lestari desa Baosan Lor & Baosan Kidul kecamatan Ngrayun Kabupaten Ponorogo.
Gerakan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) 2013 ini ditandai dengan memberian bibit tanaman secara simbolis kepada para stakeholder di Kabupaten Ponorogo, serta penanaman pohon durian (Durio zibethinus) oleh Bupati H. Amin, SH. (Hery PW)

Senin, 03 Juni 2013

Studi: Pepohonan Bisa Buat Ibu Hamil Lahirkan Bayi Lebih Cerdas

Jakarta, Taman hijau yang penuh dengan pepohonan dapat mengurangi detak jantung dan mengurangi stres. Tak hanya itu, studi terbaru menemukan bahwa ibu hamil yang sering menghabiskan waktu dengan berjalan-jalan di taman dan menghirup udara alami pepohonan dapat meningkatkan kesehatan janinnya.

Menurut para peneliti dari Spanyol, menghabiskan waktu di ruang hijau selama kehamilan dapat membantu menghasilkan anak yang cerdas dan sehat, seperti dilansir Rodale, Selasa (4/6/2013).

Untuk penelitian ini, para peneliti menganalisis kebiasaan sekitar 2.400 wanita hamil. Setelah disesuaikan dengan faktor-faktor lain, ditemukan bahwa ibu hamil yang menghabiskan waktu lebih banyak di daerah dengan banyak tanaman hijau dan pepohonan nantinya akan melahirkan bayi dengan berat lahir dan lingkar kepala yang lebih besar.

Temuan ini penting karena ukuran kepala yang lebih besar berhubungan dengan otak yang lebih besar dan nilai IQ pada tahun ke depannya. Mencegah bayi lahir dengan berat badan lahir rendah juga akan mengurangi risiko memiliki penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan resistensi insulin di kemudian hari.

Tidak hanya saat hamil, membiasakan anak untuk menghabiskan lebih banyak waktu di ruang hijau dan dikelilingi pepohonan, tanaman, dan bunga dapat membantu Anda dan anak lebih sehat, serta menstabilkan suasana hati.

Berikut 3 cara untuk mendapatkan lebih banyak manfaat dari ruang hijau dalam kehidupan Anda:

1. Lebih sering jalan-jalan keluar rumah
Jika biasanya Anda melakukan yoga di ruang tamu atau hanya makan di dapur, maka gantilah lokasinya. Banyak hal yang Anda lakukan di dalam rumah, namun sebenarnya bisa dilakukan di luar rumah.

Lakukan peregangan di halaman, makan malam di teras atau beranda, sambil merasakan udara luar dan menghirup udara dari pepohonan.

2. Sarankan pertemuan di luar
Jika Anda merasa saat bekerja atau meeting terlalu sering di dalam ruangan, cobalah meminta atasan untuk melakukan pertemuan di luar ruangan.

Pergi keluar dan aktif berjalan sambil bekerja dapat membantu Anda berhubungan dengan alam. Pada akhirnya, ide kreatif akan lebih banyak muncul dibandingkan jika hanya terpaku di dalam sebuah ruangan saja.

3. Jadikan taman sebagai tempat rekreasi keluarga
Perhatikan sekeliling lingkungan rumah Anda, apakah terdapat taman kota? Pertimbangkan untuk melakukan jalan-jalan rutin ke taman, misalnya saat akhir pekan. Pergilah ke taman bersama dengan pasangan dan anak Anda. Meskipun terlihat sederhana, namun cara ini dapat membantu meningkatkan frekuensi Anda dan keluarga untuk menghirup udara segar dari pepohonan.

Para peneliti menyimpulkan, dokter harus mulai meresepkan pasien ibu hamil untuk lebih banyak menghabiskan waktu di ruang hijau agar bayinya lebih sehat. http://health.detik.com/read/2013/06/04/093242/2263994/1299/studi-pepohonan-bisa-buat-ibu-hamil-lahirkan-bayi-lebih-cerdas?l992205755